Loading...
Sponsored By :Kang Anwar.

27 Februari 2010

UPACARA SEKATEN


Sahabatku rahimakumullah,
"Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya". Adalah peribahasa yang populer yang mengajak kita menghormati tradisi, budaya dan pendapat orang lain yang boleh jadi berbeda dengan kita. Nah terkait dengan Perayaan Maulid Nabi saw, masing-masing daerah punya budaya sendiri-sendiri. Budaya Peringatan Maulid Nabi di Aceh dan Ambon boleh jadi berbeda dengan Peringatan Maulid Nabi di Jawa Timur dsb...dsb. Nah, tulisan di bawah ini sekedar informasi saja mengenai Sekaten, suatu tradisi Maulid Nabi ala Jawa, untuk barangkali menambah pengetahuan kita. Tidak perlu ditafsirkan atau dikomentari secara negatif. Kalau tidak pas di hati dan pikiran anda, mohon anda kembali ke Peribahasa ""Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya". atau abaikan saja tulisan ini. Semoga Bermanfaat ya.....

Sahabatku rahimakumullah,
Sekaten atau upacara Sekaten (berasal dari kata Syahadatein) adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad s.a.w. yang diadakan pada tiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul awal tahun Hijrah) di alun-alun Yogyakarta (dan juga di alun-alun Surakarta secara bersamaan). Upacara ini dulunya dipakai oleh Sultan Hamengkubuwana I, pendiri keraton Yogyakarta untuk mengundang masyarakat mengikuti dan memeluk agama Islam.

Dinamakan Syahadatain (2 kalimat syahadat), karena perayaan Maulud Nabi Muhammad SAW pada zaman dahulu diadakan di masjid Demak, sehingga para pengunjung yang datang diwajibkan membaca dua kalimat Syahadat. Maka, keramiaan itu kemudian terkenal dengan syahadatan atau syahadatein, yang kini lalu menjadi kata sekaten (syahadatein).

SEJARAH SEKATEN :

Pada tahun 1939 Caka atau 1477 M, Raden Patah selaku Adipati Kabupaten Demak Bintoro, dengan dukungan para Wali membangun Masjid Agung Demak sebagai tempat ibadah dan tempat bermusyawarah para wali.

Salah satu hasil musyawarah para wali dalam rangka meningkatkan syiar Islam, selama 7 (tujuh) hari menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, diadakan kegiatan syiar Islam secara terus menerus. Supaya menarik pengunjung, dibunyikan 2 (dua) perangkat gamelan ciptaan Sunan Giri, dengan membawa gendhing-gendhing tertentu ciptaan para wali,terutama Sunan Kalijaga.

Para pengunjung yang menyatakan ingin “ngrasuk” agama Islam setelah mengikuti kegiatan syiar agama Islam tersebut dituntun untuk mengucapkan 2 (dua) kalimat syahadat (syahadatain). Dari kata syahadatain yang berarti dua kalimat syahadat itulah menjadi SEKATEN akibat perubahan pengucapan, sebagai ISTILAH yang menandai kegiatan syiar agama Islam yang dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari terus menerus menjelang sampai dengan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW mulai tanggal 5 sampai dengan 12 Maulud atau Robi’ul Awal setiap tahun.

Keramaian jelang Maulud Nabi Muhammad SAW di Demak Bintoro, bermula dari pertemuan rutin para Wali pada setiap tanggal 6-12 bulan Rabiullawal atau selama 7 hari. Pada hari terakhir pertemuan, diadakan keramaian untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Lama pertemuan para Wali inilah yang hingga kini diuri-uri dengan tetap mengadakan sekaten selama 7 hari, terhitung sejak keluar hingga masuknya kembali Gamelan Sekaten dari dan ke Kraton (Jogja dan Solo). Adapun pasar malam sekaten yang diadakan selama satu bulan lebih, adalah keramaian yang diadakakan guna memeriahkan ritus religius itu.

Karena perayaan Maulud Nabi Muhammad SAW di zaman itu diadakan di masjid Demak, para pengunjung yang datang diwajibkan membaca kalimat Syahadat. Maka, keramian itu kemudian terkenal dengan syahadatan atau syahadatein, yang kini lalu menjadi kata sekaten (syahadatein).

Sementara itu, keramaian dan dominasi Demak Bintoro yang didukung oleh para Wali sakti dan waskita, membuat Prabu Brawijaya V bersedih. Selama 12 hari Brawijaya V bersemedi, memohon kepada para Dewa agar diberi keselamatan. Para ahli gendhing kraton Majapahit menciptakan tembang baru untuk menghibur Prabu Brawijaya V. Namun, tembang baru itu terdengar seperti suara Kinjeng Tangis. Sang Prabu pun justru semakin sedih. Tetabuhan gamalen yang membuat Sang Prabu kian sesek ati atau sesak hati, kemudian juga diartikan sebagai asal kata sekaten.

Ketika Kerajaan Majapahit akhirnya benar-benar runtuh, seluruh harta kekayaan termasuk Gong Kiai Sekar Delima menjadi milik Demak Bintoro. Dengan demikian gamelan menjadi dua, Kiai Sekati dan Kiai Sekar Delima. Oleh Kanjeng Sunan Kalijaga, Gong Kiai Sekar Delima diubah namanya menjadi Nyai Sekati. Dua gamelan ini kemudian dikenal sebagai Gamelan Sekaten yang harus selalu sepasang.

Sekaten yang kemudian berkembang menjadi pesta rakyat tradisional terus diselenggarakan setiap tahun, seiring dengan tumbuhnya Kabupaten Demak Bintoro menjadi Kerajaan Islam, bahkan Sekaten menjadi tradisi resmi. Demikian pula saat bergesernya Kerajaan Islam ke Mataram serta Kerajaan Islam Mataram terbagi menjadi dua, yakni Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Sekaten sebagai Upacara tradisional keagamaan Islam masih terus di selenggarakan beserta pesta rakyat tradisional yang menyertainya.

Dari perkembangan penyelenggaraan Sekaten tahun demi tahun di Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, pada pokoknya terdiri dari:

1. Dibunyikan dua perangkat gamelan, Kanjeng Kyai Nogowilogo dan Kanjeng Kyai Guntur Madu, selama 7 hari berturut ¬turut kecuali Kamis Malam sampai Jum’at Siang, di Kagungan Dalem Pagongan Masjid Agung Yogyakarta.

2. Peringatan hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, pada tanggal 11 Maulud malam, di Serambi Kagungan Dalem Masjid Agung, dengan pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW oleh Abdi Dalem Sinuwun, para kerabat, pejabat dan rakyat Ngayogyakarta Hadiningrat.

3. Pemberian sedekah Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan, berupa hajad Dalem Gunungan dalam Upacara Garebeg sebagai puncak acara Sekaten peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

GREBEG MULUDAN

Acara puncak peringatan Sekaten ini ditandai dengan Grebeg Muludan yang diadakan pada tanggal 12 (persis di hari ulang tahun Nabi Muhammad s.a.w.) mulai jam 8:00 pagi. Dengan dikawal oleh 10 macam prajurit Kraton sebuah Gunungan yang terbuat dari beras ketan, makanan dan buah-buahan serta sayur-sayuan akan dibawa dari istana Kemandungan melewati Sitihinggil dan Pagelaran menuju masjid Agung. Setelah dido'akan Gunungan yang melambangkan kesejahteraan kerajaan Mataram ini dibagikan kepada masyarakat yang menganggap bahwa bagian dari Gunungan ini akan membawa berkah bagi mereka. Bagian Gunungan yang dianggap sakral ini akan dibawa pulang dan ditanam di sawah/ladang agar sawah mereka menjadi subur dan bebas dari segala macam bencana dan malapetaka.

TUMPLAK WIJIK
Dua hari sebelum acara Grebeg Muludan, suatu upacara Tumplak Wajik diadakan di halaman istana Magangan pada jam 16:00 sore. Upacara ini berupa kotekan atau permainan lagu dengan memakai kentongan,lumpang untuk menumbuk padi, dan semacamnya yang menandai awal dari pembuatan Gunungan yang akan diarak pada saat acara Grebeg Muludan nantinya. Lagu-lagu yang dimainkan dalam acara Tumplak Wajik ini adalah lagu Jawa populer seperti: Lompong Keli, Tundhung Setan, Owal awil, atau lagu-lagu rakyat lainnya.

SEKATEN ERA SEKARANG

Kini, setelah ratusan abad berlalu, tradisi sekaten masih tetap diuri-uri oleh kedua kerajaan pewaris kejayaan Islam di masa lalu: Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Jogjakarta. Sentuhan zaman modern merubah wajah penampilan tradisi sekaten, meski tak sampai merombak inti perayaannya. Namun seperti disayangkan oleh banyak pihak, sekaten di Jogjakarta pada tahun tahun terakhir lebih dominan aspek bisnisnya dan tontonannya dan porsi dakwahnya (tuntunan) dari tahun ke tahun menjadi berkurang.

Karena itu, sekaten perlu dikembalikan pada fungsinya semula, yakni dengan menekankan fungsi dakwah, sehingga sekaten diharapkan membawa tuntunan dan bukan sekedar tontonan.

Belakangan sekaten belum berfungsi sebagai forum yang mengutamakan aspek dakwah (Islam), melainkan hanya perayaan, hiburan dan pasar malam, dan kadar dakwahnya tak lebih dari 15% .

Oleh karena itu, ke depan tradisi sekaten musti dilakukan restrukturisasi dan revitalisasi serta diarahkan kepada aspek dakwah (tuntunan) dengan melibatkan lembaga-lembaga dakwah, pondok-pondok pesantren dan Departemen Agama ntuk menempatkan sekaten pada fungsi historisnya secara proporsional sebagai media dakwah (Islam).

Wallahualam bissawab

Dikutip dari berbagai sumber.by Catatan Gus Imam Puji Hartono

Komentar :

ada 4 komentar ke “UPACARA SEKATEN”
PREDIKSI TOGEL SINGAPORE mengatakan...
pada hari 

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini cuma seorang.
penjual es kuter kelilin tiap malam. pendapatannya tidak seberapa dan.
tidak pernah cukup dalam kebutuhan keluarga saya,, suatu hari saya dapat.
informasi dari teman bahwa MBAH SUJARWO bisa memberikan angka ritual/goib.100% tembus.
akhirnya saya ikuti 4D nya dan alhamdulillah memanG bener-bener terbukti tembus.
saya sangat berterimakasih banyak kpd MBAH SUJARWO.atas bantuan MBAH saya sekarang.
sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya bahkan saya juga sudah buka.
usaha matrial dan butik pakaian muslim.
Jika anda mau buktikan
silahkan bergabun sama Mbah Sujarwo
Di:http://mbahsujarwo.blogspot.com atau
{KLIK-DISINI}No: tlp.0823-2424-4298
Saya sudah buktikan benar2 tembus 3x permainan....!!!

IBU RUSDIANA mengatakan...
pada hari 

Pengakuan tulus dari saya sendiri IBU RUSDIANA.saya mau mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga,serta penghargaan dan rasa kagum yang setinggi-tingginya kepada KI KANJENG DEMANG,saya kerja sebagai PEMBATU HONGKONG selama 7 tahun di HONGKONG ,dengan gaji lebih kurang 2.jt /bln,tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,apalagi setiap bulan harus mengirim uang dikeluarga di jawa barat, sudah lama saya mengetahui roomnya ini, juga sudah lama mendengar nama besar AKI, tapi saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya dengan hal seperti itu, jadi saya pikir ini pasti kerjaan orang iseng tetapi kemarin waktu pengeluaran, saya coba2 pasang angka 6D benar2 tidak percaya dan hampir pingsang,angka yang di berikan KI KANJENG DEMANG ternyata tembus, awalnya saya coba2 menelpon, saya bilang saya terlantar di HONGKONG, tidak ada ongkos pulang,terus beliau mebantu kasih angka 6D, lansung saya disuruh mendaptar jadi member mulanya saya tidak percaya, mungkin angka ini keluar, tapi dengan penuh pengharapan saya pasangin kali 100 lembar, sisa gaji bulan ternyata tembus….!!!sekali lagi terima kasih banyak KI KANJENG DEMANG, saya sudah kapok kerja jadi pembantu,rencana minggu depan mau pulang aja ke jawa barat,,buat AKI,saya tidak akan lupa bantuan dan budi baik AKI. yng berminak ingin minta angka goib silakan hubungi KI KANJENG DEMANG Di Nomr ini 081-234-666-039 terima kasih....????>>>ATAU KLIK DISINI

IBU RUSDIANA mengatakan...
pada hari 

Pengakuan tulus dari saya sendiri IBU RUSDIANA.saya mau mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga,serta penghargaan dan rasa kagum yang setinggi-tingginya kepada KI KANJENG DEMANG,saya kerja sebagai PEMBATU HONGKONG selama 7 tahun di HONGKONG ,dengan gaji lebih kurang 2.jt /bln,tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,apalagi setiap bulan harus mengirim uang dikeluarga di jawa barat, sudah lama saya mengetahui roomnya ini, juga sudah lama mendengar nama besar AKI, tapi saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya dengan hal seperti itu, jadi saya pikir ini pasti kerjaan orang iseng tetapi kemarin waktu pengeluaran, saya coba2 pasang angka 6D benar2 tidak percaya dan hampir pingsang,angka yang di berikan KI KANJENG DEMANG ternyata tembus, awalnya saya coba2 menelpon, saya bilang saya terlantar di HONGKONG, tidak ada ongkos pulang,terus beliau mebantu kasih angka 6D, lansung saya disuruh mendaptar jadi member mulanya saya tidak percaya, mungkin angka ini keluar, tapi dengan penuh pengharapan saya pasangin kali 100 lembar, sisa gaji bulan ternyata tembus….!!!sekali lagi terima kasih banyak KI KANJENG DEMANG, saya sudah kapok kerja jadi pembantu,rencana minggu depan mau pulang aja ke jawa barat,,buat AKI,saya tidak akan lupa bantuan dan budi baik AKI. yng berminak ingin minta angka goib silakan hubungi KI KANJENG DEMANG Di Nomr ini 081-234-666-039 terima kasih....????>>>ATAU KLIK DISINI

PAK BUDIMAN DI MALANG mengatakan...
pada hari 

saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

Poskan Komentar

ayat al-qur'an

MONGGO SHOLAT

Blok Keluarga

 
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Reader Community

This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra