Loading...
Sponsored By :Kang Anwar.

26 Juli 2008

SEJARAH SINGKAT SUNAN GESENG

SUNAN GESENG
Bismillahirrohmaanirrohiim

“ Asyhadu allaa ilaaha illallooh wa asyhadu anna muhammadar rosuululloh. ”

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan anugerah-nya kepada kita semua, sholawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada junjungan kita, hamba-Nya yang terkasih Rosuululloh Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya serta semua pengikut beliau hingga akhir zaman, amin.

Barang siapa mencintai Nabi Rosul Allah beserta Wali – Nya, berarti ia juga termasuk dalam mahabah kehadirot Allah SWT. Dengan kondisi yang seperti itu makanya kami ingin sedikit mengingat sejarah para Wali Allah di Tanah Jawa yang mengembangkan Agama Islam sebagai rohmatan lil ‘alamin.

Telah menjadi sunatullah pada masa zaman Majapahit bergulirlah suatu perjalanan permasalahan aqidah dari Hindu – Budha menjadi Islam yang di awali dengan berdirinya Kerajaan Demak Bintoro yang dirajai oleh beliau Raden Patah. Berdirinya Kerajaan Islam di Demak Bintoro Insya Allah pada tahun 1403, yang di sponsori oleh Majelis Wali Songo yang mansyur dengan metode dakwahnya dan kearifan juga keramatnya. Dengan partisipasinya wali songo ini, Allah telah menentukan kehendaknya Kerajaan Islam Demak Bintoro menjadi Kerajaan Besar dan berpengaruh di bumi tanah jawa dan sekitarnya. Dari awal ini kami ingin mengutarakan mahabah kami terhadap wali Allah yang bernama Ki Cokrojoyo yang akhirnya terkenal dengan Sunan Geseng. Pada zaman wali songo terkenallah seorang wali dari jawa yang bernama Raden Said yang terkenal dengan Sunan Kalijogo.

Pada saat itu Sunan Kalijogo syiar agama Islam di suatu daerah, beliau bertemu dengan seorang hamba Allah yang bernama Ki Cokrojoyo, istrinya bernama Rubiyah dan memiliki seorang putra bernama Joko Bedug, pekerjaan Ki Cokrojoyo menyadap gula kelapa, walau hanya dengan kehidupan yang sederhana keluarganya tentram dan bahagia, karena Ki Cokrojoyo dan keluarganya “ nrimo ing pandum ” dengan ketentramannya itu Ki Cokrojoyo senang bersenandung ( uro-uro ), dalam perjalanan syiarnya Kanjeng Sunan Kalijogo bertemu dengan Ki Cokrojoyo, yang akhirnya diajarkan Kalimat Dzikir yang dilantunkan dengan pujian.

Hari – hari Ki Cokrojoyo selalu pujian dengan kalimat yang diajarkan oleh Wali Allah Sunan Kalijogo, dan suatu saat keajaiban terjadi dengan amalan itu saat Ki Cokrojoyo mengambil hasil panennya yang dibuat gula kelapa tiba-tiba berobahlah gula kelapa itu menjadi emas, namun Ki Cokrojoyo tidak menjadi bangga malah beliau langsung bersiku dan berpamitan pada istri dan anaknya untuk mencari Kanjeng Sunan Kalijogo.

Setelah ketemu Kanjeng Sunan Kalijogo menerima Ki Cokrojoyo di terima sebagai murid dan disuruhnya bertapa, yang insya allah dilakukan satu tahun. Setelah satu tahun Kanjeng Sunan Kalijogo teringat akan kondisi muridnya yang bertapa lalu dicarinya dalam pencarian tempat yang digunakan bertapa telah menjadi hutan alang-alang yang akhirnya dibakar oleh Kanjeng Sunan Kalijogo, setelah habis alang-alangnya barulah tampak Ki Cokrojoyo masih dalam kondisi bertapa dan gosong, karena terbakarnya dengan ilalang dan pada saat itu dibangunkannya Ki Cokrojoyo dengan ucapan salam Kanjeng Sunan Kalijogo yang akhirnya terbangun dan langsung sungkem ( sujud ) terhadap Gurunya, setelah itu Kanjeng Sunan Kalijogo memerintahkan untuk mandi dan menyuruh pulang menemui keluarganya, setelah ketemu keluarga diceritakannya segala kejadian pada istrinya dan anaknya. Istri dan anak ikut bersyukur kehadirat Allah atas diselamatkannya Ki Cokrojoyo atas bimbingan Kanjeng Sunan Kalijogo.

Dari perjalanan itu diangkatlah derajat Ki Cokrojoyo di hadapan Allah menjadi Wali Allah, maka Ki Cokrojoyo di beri nama oleh Kanjeng Sunan Kalijogo menjadi Sunan Geseng untuk mengingat laku dan ketawadukannya terhadap Guru sehingga bisa mencapai derajat mulia. Dan setelah itu di tugaskannya Sunan Geseng oleh Sunan Kalijogo untuk syiar Islam, khususnya mengajak masyarakat untuk bertauqid membaca dua kalimat syahadat yang terkenal ajakan Sunan Geseng yaitu masalah ( sasahidan ) membaca dua kalimah syahadat dan menjalankan ajaran Rosul Muhammad SAW.

Selain Sunan Geseng ada murid-murid Sunan Kalijogo yang terkenal lagi yaitu Sunan Bayat (Klaten), Syekh Jangkung (Pati) dan Ki Ageng Selo (Demak). Dari riwayat itulah maka kami jama’ah Dzikrurrohmah sedikit mengingat sejarah beliau karena beliau termasuk Wali Allah yang juga berjasa dalam pengembangan Islam di Tanah Jawa.

METODE DAKWAH ” SUNAN GESENG ”

Sunan Geseng berdakwah dengan sangat santun dan arief, yaitu melakukan pendekatan budaya dengan masyarakat jawa. Seperti yang di lakukan Gurunya Kanjeng Sunan Kalijogo, Berda’wah dengan menggunakan wayang kulit, melakukan selamatan yang tujuannya untuk bersedekah dan muji syukur kehadirat Allah, serta memuliakan tamu-tamu santri, umat, masyarakat, pejabat yang diajak berdzikir dan puji-pujian. Dengan cara itulah masyarakat jawa yang tadinya hindu, budha diajak menyeberang ke Islam.

Begitulah bijaknya Sunan Geseng Wali Allah tidak mematikan budaya-budaya yang baik dan luhur. Yang dilakukan dengan tidak melanggar aqidah dan syariat, tapi sangat ampuh untuk menyatukan, umat masyarakat. Dengan kondisi seperti itu, maka jama’ah Dzikrurrohmah Sunan Geseng di Kediri, melajutkan cara yang bijak tersebut dengan mengadakan kegiatan pada Bulan Muharom ( suro ), melakukan barokahan amaliyah Dzikrurrohmah dan membaca Sholawat Nabi 1000 kali, secara berjama’ah selama 40 malam yang dilakukan di Aula Sunan Geseng, Kediri. Setelah mencapai hari ke – 40 diadakan khataman dengan bersedekah 40 tumpeng komplit yang pada acara itu untuk memuliakan para tamu, santri, dan kalangan pejabat, ulama, kyai dan masyarakat luas dengan makan bersama, yang juga dihibur dengan musik jemblung dengan lantunan puji-pujian sholawat Nabi, serta diadakan pengajian, untuk menambah khasanah tentang agama Islam, sebagai agama Rohmatan Lil’alamin.

Kondisi yang dijalankan jama’ah Dzikrurrohmah seperti itu, bertujuan memperkuat ukhuwah, menyambung silaturohmi mengajak bersedekah. Dan berdzikir bersama sesuai anjuran Kanjeng Rosul Muhammad SAW. Dan masih ada kegiatan ibadah yang dilakukan jama’ah yaitu amaliyah di Bulan Maulud dan Bulan Romadhon, serta Haul Kanjeng Sunan Geseng. Alhamdulillah telah mendapat dukungan dari umat masyarakat, kyai dan para pejabat Pemerintah Kota Kediri.

Semoga dari sedikit penjelasan ini kita bisa melanjutkan perjuangan beliau Sunan Geseng dan Wali-Wali Allah semua sebagai generasi penerus Nabi Rosul Muhammad SAW. Kami kira hanya ini yang sanggup kami aturkan sekelumit sejarah dari Wali Allah Sunan Geseng, kami yang banyak kurang dan khilaf mohon maaf, astaghfirullohal’ adzim dan sebagai seorang hamba kami hanya bisa bertawaduk atas perintah Allah – Nabinya dan Wali-nya yang telah mendapat kemuliaan di sisi – Nya. Semoga menjadi manfaat, amin.

Alhamdulillahi robbil ’alamiin.

Komentar :

ada 15 komentar ke “SEJARAH SINGKAT SUNAN GESENG”
Danis mengatakan...
pada hari 

Ass. Wr Wb

saya berasal dari Pasuruan, kebetulan juga di Pasuruan ada makam Sunan Geseng Wali Allah, yang benar letak asli makamnya di Kediri apa di pasuruan ?, dan kebetulan juga saya salah satu anggota Juru Kunci Makam Mbah Sunan Geseng, andaikata Saudaraku dari Kumpulan Dzikrullah Kediri berkenan mampir ke Pasuruan, kami membuka lebar kehadiran saudara. Sekian terima Kasih,
Wassalam Wr Wb

kekuatan motivasi mengatakan...
pada hari 

saya terharu membaca profil ki geseng begitu tabah dan tawadu dlm menjalankan petuah ajaran gurunya. dan salut buat akang-akang yang menjalankan ajaranya

Panglima mengatakan...
pada hari 

assl wr wb,
afwan saya insyaallah masih keturunan langsung dr sunan geseng, saya sendiri juga sedang mencari banyak info tentang sunan geseng...
saya senang membaca rubrik ini, kl tidak keberatan mohon ditambah lagi info nya plus rujukannya... syukran
wass

Anonim mengatakan...
pada hari 

sunan geseng masih ada alias mupus dan ada wujud fisiknya di sekitar muara gembong

My name is Dhee mengatakan...
pada hari 

Sebenarnya dimana makam sunan geseng? Ada yg bilang di jolosutra jogja, ada yg bilang di magelang, pasuruhan, kediri. Dimanakah sebenarnya?ng? Ada yg bilang di jolosutra jogja, ada yg bilang di magelang, pasuruhan, kediri. Dimanakah sebenarnya?

Anonim mengatakan...
pada hari 

Semoga Alloh selalu memuliakan kanjeng Sunan Geseng didunia dan akhirat. dan Semoga kita bisa meneladani tingkah laku dan perjuangan beliau.

Anonim mengatakan...
pada hari 

ini daftar pustakanya darimana.....?

wati mengatakan...
pada hari 

Maaf.. menurut saya tidak perlu mempertanyakan dimanakah makam sunan geseng yang asli, intinya kita hanya berziarah dengan maksud mendoakan kanjeng sunan sebagai tanda terimakasih kita karena telah menyebarkan islam sehingga kita terbebas dari kebodohan.

Kemuning mengatakan...
pada hari 

berziarahlah dan doakan belio.
berdoa di samping makam orang yg saleh insya ALloh akan di kabulkan.

wawang mengatakan...
pada hari 

maqom kewalian Alloh memakai jalan ilmu dan laku kewalian itu ada yang namanya pecah wajah sampai sembilan. Maka kalau makamnya banyak itu wajar semua benar. Seperti Mbah Sholeh di Ampel makamnya ada sembilan

Mas Yanto mengatakan...
pada hari 

mas Anwar, mohon dengan sangat, kalo boleh dan mas Anwar punya informasinya, saya pengen tahu leluhur Sunan Geseng yang dari Trah Pajajaran itu siapa? matur Nuwun

Mas Yanto mengatakan...
pada hari 

mas Anwar, mohon dengan sangat, kalo boleh dan mas Anwar punya informasinya, saya pengen tahu leluhur Sunan Geseng yang dari Trah Pajajaran itu siapa? matur Nuwun

nanak ragil mengatakan...
pada hari 

mas saya ini kok bingung ya jawa timur ada 2 makan sunan geseng di kediri dan pasuruan juga ada di Dusun Jolosutro, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta dan Desa Tirto, di kaki Gunung Andong-dekat Gungung Telomoyo-secara administratif di bawah Kecamaan Grabag, Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
makam yg asli yg mana mas??

lifeinhand mengatakan...
pada hari 

Tjakrajaya atau Adipati Tjakranegara I atau Sunan Geseng murid Sunan Kalijaga, Merupakan Bupati Purworejo Pertama. Yang mana pada sejarah lain, disebut Sunan geseng murid Sunan Kalijaga yang awalnya tukang deres nira kelapa.
Dan Makam Beliau ada di bagelen, Purworejo, Jawa Tengah.

IBU NURMIA DI BAKASI mengatakan...
pada hari 

cuma seorang pengamen jalanan yang pendapatannya tidak seberapa,buat makan saja nda cukup apalagi untuk beli obat buat ibu saya karna belakangan ini ibu saya lagi sakit sakitan jadi saya harus Assalamualaikum wr.wb saya NURMIA ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini membantin tulang buat ibu saya dan adik saya karna bapak kami pergi meninggalkan kami entah kemana,,saya dapat nomor AKI ALI dari teman saya..awalnya sih saya ragu tapi nda ada salahnya juga saya coba karna sudah banyak paranormal yang saya hubungi tapi tidak ada yang berhasil malahan cuma uang saya aja yang terkuras habis dan akhirnya saya menghubungi AKI ALI dan mengikuti 4D nya yaitu {1475} dan alhamdulillah berhasil..!!! Kini kehidupan kami sudah tidak seperti dulu lagi dan akhirnya saya juga sdh punya usaha sendiri dan bagi anda yang ingin seperti saya silahkan HBG 0823=9433=4877 AKI ALI nomor ritual AKI ALI meman benar2 100% tembus. >> >>>KLIK DISINI<<
*****=====*****=====*****=====*****====*****=====*****=====*****=====




















cuma seorang pengamen jalanan yang pendapatannya tidak seberapa,buat makan saja nda cukup apalagi untuk beli obat buat ibu saya karna belakangan ini ibu saya lagi sakit sakitan jadi saya harus Assalamualaikum wr.wb saya NURMIA ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini membantin tulang buat ibu saya dan adik saya karna bapak kami pergi meninggalkan kami entah kemana,,saya dapat nomor AKI ALI dari teman saya..awalnya sih saya ragu tapi nda ada salahnya juga saya coba karna sudah banyak paranormal yang saya hubungi tapi tidak ada yang berhasil malahan cuma uang saya aja yang terkuras habis dan akhirnya saya menghubungi AKI ALI dan mengikuti 4D nya yaitu {1475} dan alhamdulillah berhasil..!!! Kini kehidupan kami sudah tidak seperti dulu lagi dan akhirnya saya juga sdh punya usaha sendiri dan bagi anda yang ingin seperti saya silahkan HBG 0823=9433=4877 AKI ALI nomor ritual AKI ALI meman benar2 100% tembus. >> >>>KLIK DISINI<<
*****=====*****=====*****=====*****====*****=====*****=====*****=====

Poskan Komentar

ayat al-qur'an

MONGGO SHOLAT

Blok Keluarga

 
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Reader Community

This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra